Komodo Di Pulau Komodo

Pulau-KomodoIndonesia pantas berbangga karena memiliki hewan asli yang termasuk dalam kelompk hewan purba, yakni komodo. Ya, hewan yang dijuluki dengan nama naga purba ini merupakan spesies kadal terbesar yang ada di dunia dan hanya ada di Indonesia tepatnya di daerah Flores. Ia juga menjadi mamalia karnivora terbesar sekaligus predator puncak dalam ekosistem di tempat ia  berada. Hewan yang dalam bahasa masyarakat Flores disebut ora ini semakin berkurang habitatnya sebagai akibat dari aktivitas manusia. Karenanya lembaga konservasi dunia, IUCN, memasukkan hewan ini sebagai spesies yang rentan kepunahan. Selain di Flores, komodo juga tersebar di beberapa pulau disekitarnya yakni Pulau Rinca, Pulau Komodo, Gili Motang dan juga di Gili Dasami yang kesemuanya tergabung dalam kawasan Taman Nasional Komodo. Tak hanya, itu UNESCO juga menetapkan tempat-tempat tersebut sebagai warisan budaya dunia. Namun kali ini kita hanya akan mengunjungi Pulau Komodo yang dikenal menjadi tempat tinggal asli hewan besar ini.

komodoSecara administratif, Pulau Komodo masuk dalam wilayah Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT. Pulau ini ditemukan pada masa pendudukan Belanda dimana Letnan Steyn Van Hens Broek menerima laporan dari salah satu pasukannya bahwa ada hewan naga yang menghuni tempat tersebut. Di tahun 1910 ia pun melakukan perburuan terhadap hewan ini dan memfotonya untuk dikirimkan ke Botanical Garden yang berada di Bogor. Kemudian pada tahun 1915, pemerintah Hindia Belanda melarang perburuan komodo demi menghindari kepunahannya berdasarkan tulisan jurnal Peter A. Ouwens yang dimuat di koran Hindia Belanda pada tahun 1912.

pantai pulau komodoUntuk berjalan-jalan ke Pulau Komodo, pengunjung  akan dipandu oleh pawang atau ranger yang berada di pintu masuk Pulau Komodo. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh pengunjung kala melakukan trekking di Pulau Komodo. Seperti tidak berjalan terlalu jauh dari ranger, larangan memberi makan hewan ini secara langsung tanpa didampingi ranger, dan juga tidak mengganggu komodo. Hewan ini memang memiliki gerak yang lambat dan terkesan malas, namun dia dapat menjadi agresif secara tiba-tiba dan bergerak dengan cepat. Jangan lupa juga membawaq tongkat bercabang dua untuk menggeertak komodo apabila mereka menyerang. Sebaiknya menggunakan sepatu untuk menghindari gigitan hewan-hewan berbahaya seperti ular. Dan untuk yang sedang haid ataupun terluka sebaiknya tetap tinggal di pondok ranger untuk menghindari diserang komodo karena mereka memiliki penciuman yang sangat tajam dan menjadi agresif kala mencium bau darah.

olej-oleh pulau komodoDalam melakukan trekking di Pulau Komodo kurang lebih waktu yang dibutuhkan sekitar 3 hingga 4 jam dengan mendaki Gunung Ara yang memiliki tinggi 538 meter dan juga melewati Water Hole yang menjadi tempat para komodo minum dan beristirahat. Selain itu pengunjung juga bisa menikmati keindahan pasir Pantai Merah yang memiliki berwarna merah muda layaknya Pantai Pink di Lombok. Pengunjung juga bisa melakukan snorkeling dan menikmati keindahan alam bawah laut Pulau Komodo dengan 386 jenis terumbu karang, 70 jenis bunga karang, rumput laut, lumba-lumba, penyu, dan masih banyak biota laut lainnya. Oh iya, saat pertama kali tiba, pengunjung juga bisa membeli oleh-oleh khas Pulau Komodo seperti souvenir yang bergambarkan komodo di Loh Liang dan Loh Buaya. Mari bergabung di tour ke Flores untuk melihat keindahan Pulau Komodo dengan komodo sebagai hewan khas daerh tersebut.

Refrensi:

  • http://anekatempatwisata.com/wisata-indonesia-pulau-komodo-nusa-tenggara-timur/
  • http://www.indonesia.travel/id/destination/106/komodo-national-park

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *