Kuliner Wajib Coba Selama Di Lombok

kuliner lombokAkhir pekan ini ada rencana buat wisata di Lombok? Jangan lewatkan buat menikmati beragam kuliner khas pulau seribu masjid ini ya. Jadi usai menikmati pemandangan alamnya yang masih alami dan menakjubkan, isi kembali tenaga dengan menikmati sajian khas yang ajib banget. Dengan menikmati makanan lokal, petualangan kita semakin lengkap dan akan terus mengingatkan kita akan keindahan dan kenikmatan Pulau Lombok. Yuk mulai jelajahi wisata kuliner khas Lombok yang terkenal dengan rasanya yang  pedas gila. Jadi kalau travelers termasuk pecinta makanan pedas wajib coba makanan-makanan ini.

1. Plecing Kangkung

Pelecing_kangkungOrang Indonesia sangat akrab dengan yang namanya kangkung. Sayuran hijau yang kaya akan kandungan vitamin dan mineral cukup mudah tumbuh, baik itu di daerah kering maupun berair. Kangkung juga cukup enak diracik menjadi beragam masakan yang menggoda selera. Salah satunya adalah Plecing Kangkung yang menjadi makanan khas Lombok. Masakan ini terdiri dari rebusan kangkung yang disiram dengan sambal tomat yang terbuat dari campuran tomat segar, cabai rawit, garam, dan terasi lengkare. Terasi ini yang membedakan sambal tomat Lombok dengan sambal pada umumnya karena rasanya yang gurih dan manis. Daya tarik lainnya dari plecing kangkung ini terletak pada kangkungnya yang digunakan. Kangkung Lombok cukup berbeda dengan kangkung Jawa karena memiliki batang yang besar dan renyah serta memiliki terkstur yang lembut sehingga tidak keras kala dikunyah. Kangkung seperti inididapatkan melalui metode penanaman tertentu dengan menanam kangkung pada sungai yang airnya mengalir. Sebagai pelengkap plecing kangkung, juga ditambahkan sayuran taoge, kacang panjang, dan kacang tanah goreng. Plecing kangkung banyak dijumpai di seluruh kawasan Lombok, terutama daerah pantai sebagai teman makan ikan segar yang bakar.

ayam-taliwang2. Ayam Taliwang

Makanan khas Lombok lainnya adalah ayam taliwang yang juga kerap ada di rumah makan Padang. Yang membuat sajian ini begitu wajib dicoba adalah penggunaan ayam kampung yang berumur tiga hingga 4 bulan sebagai bahan baku utamanya. Hal ini akan membuat sajian ayam terasa manis dan empuk meski tidak ditambahkan pemanis. Biasanya ayam taliwang disajikan dengan dibakar maupun digoreng. Untuk pembakaran ayam taliwang pun menggunakan kayu nangka atau kayu kopi sehingga aroma ayam semakin enak. Kedai ayam taliwang yang cukup populer berada di Rumah Makan Ayam Bakar Taliwang Irama yang ada di kawasan Cakranegara.

3. Sate Bulayak

sate-bulayakKalau travelers termasuk pecinta sate, jangan lewatkan untuk mencoba sate bulayak. Bulayak hampir sama dengan lontong yang ada di Jawa hanya saja menggunakan daun aren atau daun enau sebagai pembungkusnya. Bulayak juga memiliki bentuk yang memanjang seperti ketupat dan untuk membukanya menggunakan gerakan memutar. Namun rasa bulayak jauh lebih gurih dibandingkan dengan lontong maupun ketupat di Jawa. Untuk bumbu satenya sendiri terbuat dari kacang tanah yang disangrai dan kemudian ditumbuk. Selanjutnya kacang direbus dengan santan. Setelah matang bumbu diberi air perasan jer nipis. Cara memakannya pun juga cukup unik karena tidak menggunakan sendok dan garpu melainkan langsung dicocol ke bumbu satenya. Sate bulayak banyak ditemui di daerah Taman Narmada, Pura Lingsar, Pantai Senggigi, dan juga Jalan Udayana.

4. Nasi Balap Puyung

nasi balap puyungKalau ketiga makanan tadi masih dirasa kurang pedas, maka travelers harus mencoba Nasi Balap Puyung yang dijamin bikin ketagihan. Meski tampilannya biasa-biasa saja dengan isian nasi, suwiran daging ayam, kacang kedelai, abon, dan taburan udang kering. Sebagai tambahan lauknya biasanya menggunakan belut goreng. Namun yang membuat istimewa adalah bumbu dari suwiran daging ayam tersebut yang dibuat dari campura cabe rawit, bawang putih, dan terasi. Tak tanggung-tanggung jumlah cabe yang digunakan. Jika memasak 10 kg ayam saja menggunakan cabai sekitar 1 kg. Rasakan sendiri deh pedasnya yang dijamin bikin tambah lagi dan lagi. Untuk kedainya bisa langsung datang aja ke Desa Putung, Lombok Tengah dimana ada nasi balap pucung cap Inaq Esun yang menggunakan bahan-bahan segar dan tanpa pengawet. Bumbunya juga masih diolah secara tradisional khas Suku Sasak.

potengjajetujak5. Poteng Jaje Tujak

Puas makan yang pedas-pedas, kini waktunya makan yang manis-manis. Jangan lupa mencicipi poteng dan jaje tujak atau kalau di Jawa dikenal dengan tapai dan tetelnya. Bahan baku utamanya juga sama, yakni beras ketan. Hanya saja yang dipilih adalah ketan putih yang kemudian diberi daun suji sebagai pewarna hijau alami. Pembuatan jaje tujaknya juga sama dengan tetel di Jawa. Jadi kalau travelers penasaran dengan tapai khas Lombok, wajib coba makanan ini. Itung-itung juga sambil ngobati rasa pedas karena makanan sebelumnya. Selamat mencoba ya.

Refrensi:

http://citizen6.liputan6.com/read/2143917/5-kuliner-wajib-dicoba-saat-berkunjung-ke-lombok

2 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *