Pantai dan Makam Batu Layar

batu layarSudah mengunjungi Pura Batu Bolong Lombok? Bagaimana, indah bukan pemandangan alamnya. Dengan lokasinya yang ada di tepi pantai, tempat ibadah umat Hindu ini cukup menarik untuk dikunjungi. Nah, selain Pura Batu Bolong, Lombok juga menawarkan wisata religi namun kini berhubungan dengan umat Islam. Di daerah Lombok Barat, tepatnya di Desa Batu Layar, Kecamatan Batu Layar terdapat makam seorang ulama yang dikeramatkan oleh penduduk sekitar. Makam yang juga bernama Makam Batu Layar ini berada di perbatasan Senggigi ini dipercaya sebagai makam salah seorang ulama yang berperan penting dalam penyebaran agama Islam di Lombok, yakni makam Sayid Duhri Al Haddad Al Hadrami, seorang ulama yang berasal dari Baghdad. Dan tak jauh dari lokasi makam, ada sebuah pantai yang menjadi perkampungan nelayan bernama Pantai Batu Layar. Daerah ini telah lama ditemukan, yakni sejak masa penjajajan Belanda.

makam-batu-layarMakam yang berjarak 9 km dari Kota Mataram ini ramai dikunjungi umat muslim untuk berziarah, terutama pada lebaran kupat, atau 7 hari setelah hari raya Idul Fitri. Banyaknya umat muslim yang berziarah ke makam Syeh Sayid, bukan hanya dari Lombok namun banyak juga yang berasal dari luar Lombok dikarenakan hal tersebut telah menjadi semacam rutinitas yang diadakan oleh pemerintah setempat. Tradisi yang dalam bahasa mayarakat Lombok disebut dengan Nyangkar tersebut pertama kali dilakukan oleh Wakil Bupati Lombo. Ada beberapa ritual yang dilakukan sebelum Nyangkar yakni menyiapkan sesajen seperti penginang pidade yang diisi embung kuning tempat ceret, tokok lekes, empok-empok, beras kuning dan kejamas. Selanjutnya sesajen tersebut digunakan untuk mengambil air lingkuk emas yang berasal dari kaki bukit Batu Layar. Air ini kemudian dibasuhkan ke wajah bejanjam atau anak-anak agar menjadi anak yang sholeh. Dan mereka yang masih bayi selanjutnya dipotong rambutnya yang disebut proses nguris rambut.

makambatulayarMakam Sayid Duhri Al Haddad Al Hadrami cukup dikeramatkan oleh penduduk sekitar. Dalam sebuah cerita disebutkan bahwa ulama dari Baghdad tersebut akan segera pulang setelah tugasnya menyiarkan agama Islam di Lombok telah selesai. Dengan diantar para muridnya ke Pantai Batu Layar, sang ulama tersebut kemudian menyempatkan diri untuk duduk di batu yang ada di pinggir pantai. Selang beberapa saat kemudian, turunlah hujan lebat yang disertai dengan petir dan angin. Kala itu, Syeh Sayid pun menghilang dan yang tertinggal hanyalah batu tempat ia duduk sebelumnya. Karenanya ada yang mengatakan bahwa yang dimakamkan di kuburan tersebut hanyalah kopiah dan sorban yang ditinggalkan Syeh Sayid. Selain pada lebaran kupat,  pada jelang lebaran haji atau pada Idul Adha, makam Syeh Sayid juga banyak didatangi peziarah untuk melaksanakan nazar atau janji mereka. Biasanya para peziarah yang datang ke sini juga berdoa agar bisa melaksanakan umroh ataupun haji dan berjanji jika terkabul mereka akan datang kembali ke makam tersebut.

pantai batu layarUsai berziarah biasanya para peziarah melanjutkan perjalanan mereka ke Pantai Batu Layar yang hanya berjarak 1 km. Meski bukan termasuk pantai favorit namun dengan kisah Syeh Sayid yang menghilang di pantai ini cukup menarik bagi para peziarah. Di pinggir pantai bisa disaksikan jejeran perahu nelayan dan rumah nelayan yang lokasinya juga tak terlalu jauh dari pantai. Akses ke pantai ini cukup jarang di lewati kendaraan umum namun di hari Minggu pantai ini banyak didatangi wisatawan lokal. Pantai Batu Layar masih satu garis pantia dengan Pantai Batu Bolong dan Pantai  Senggigi. Bahkan jarak antar ketiga pantai ini juga tak terlalu jauh. Ada batu besar yang berdiri tegak di pantai yang menjadi daya tarik pantai ini. Selain itu pemandangan matahari sorenya juga cukup menakjubkan dengan backround Gunung Agung Bali yang megah. Jadi jangan lewatkan kunjungan ke Pantai Batu Layar karena sembari berwisata religi pengunjung pun bisa menikmati wisata alam.

Refrensi:

  • http://akucintanusantaraku.blogspot.com/2014/04/makam-batu-layar-lombok-barat-mataram.html
No Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *