Sentra Kerajinan Lombok

wisatabelanjalombokPulau Lombok merupakan salah satu daerah di Indonesia yang kini semakin gencar melakukan promosi wisata. Banyak potensi yang dimiliki daerah ini yang bisa dikembangkan menjadi pariwisata, mulai dari keindahan alamnya hingga keanekaragaman budayanya. Salah satunya adalah sentra kerajinan tangan yang ada di Lombok. Seperti Bali yang memiliki Ubud sebagai pusat seni dan kerajinan, Lombok juga memiliki beberapa desa yang memiliki sentra kerajinan khusus yang cukup menarik untuk dikunjungi. Cek yuk kerajinan apa saja yang ditawarkan dari desa-desa ini.

1. Sentra Kerajinan Besi Desa Getap, Cakra Selatan Baru, Mataram

pandai_besi_GetapAnda yang penasaran dengan proses pembuatan benda-benda tajam, seperti pedang, pisau, keris dan beberapa senjata yang digunakan suku Sasak, bisa bertandang ke sini. Penduduk Desa Getap terkenal dengan kepandaian mereka dalam mengelola besi mentah menjadi barang yang beraneka fungsi. Pengolahan besi tersebut masih dilakukan secara tradisional dengan peralatan manual seperti Palu dan tungku pembakar yang di pompa dengan angin. Suara bising dari pekerjaan ini merupakan hal yang akan sering anda dengar ketika mengunjungi daerah ini. Di zaman dahulu, para pandai besi Desa Getap membuat berbagai senjata untuk perang, namun kini mereka menghasilkan benda-benda untuk peralatan rumah tangga dan pertanian serta tapal kuda. Selain sebagai pandai besi, Desa Getap juga memiliki banyak bengkel las yang membuat pagar rumah, terali, pintu gerbang, canopy, dan yang lainnya.

2. Sentra Tenun Desa Sukarara, Jonggat, Lombok Tengah

Tenun Sukarara13Songket merupakan salah satu ciri khas Pulau Lombok. Jika anda penasaran dengan proses pembuatan kain tenun tradisional Lombok ini, anda patut mengunjugi Desa Sukarara. Setiap wanita di desa ini diminta untuk belajar menenun sejak masa anak-anak untuk menjaga tradisi yang diwariskan oleh nenek moyang. Dengan menggunakan alat tenun sederhana, para wanita Desa Sukarara membuat kain tenun yang indah dengan motif khas Pulau Lombok, seperti tokek, rumah adat, dan lumbung. Gaya hidup kuno Pulau Lombok juga digambarkan melalui motif kain tenun. Harga songket Sukarara cukup mahal. Hal ini dipengaruhi oleh pembuatannya yang masih tradisional dan kualitas kain yang dihasilkan. Songket Sukarara memiliki warna-warna cerah karena menggunakan bahan pewarna alami, seperti pohon mahoni untuk warna coklat kemerahan, batang jati untuk warna coklat muda, biji asam untuk warna coklat tanah, batang pisang busuk untuk warna coklat tua, dan kulit manggis dan anggur untuk warna ungu. Sedangkan untuk benangnya sendiri menggunakan katun dan sutera, baik itu sutera emas ataupun sutera perak. Tak heran bukan jika harga songket Sukarara cukup eksklusif 😉

3. Sentra Gerabah Desa Banyumulek, Kediri, Lombok Barat

kendhil Banyumulek1Nah, untuk produksi gerabah seperti vas bunga, kap lampu, ataupun celengan, anda harus menjelajah ke Lombok Barat, tepatnya di Desa Banyumulek. Tidak hanya membeli berbagai produk gerabah, namun anda juga bisa mengikuti proses pembuatannya. Produk gerabah yang dihasilkan oleh desa ini sudah merambah hingga pasar internasional loh, seperti New Zeland dan beberapa negara di Eropa. Kendhil Maling merupakan salah satu produk kerajinan khas Desa Banyumulek. Kendhil ini memiliki desain dan cerita unik yang membedakannya dengan kendhil pada umumnya. Kendhil Maling memiliki lubang pada bagian dasarnya untuk memasukkan air. Uniknya air tersebut tidak akan keluar dari lubang tersebut meski kendhil diletakkan seperti semula.

4. Sentra Topeng Kayu, Desa Labuapi

topeng kayu lombokSejak tahun 1995 Desa Labuapi telah terkenal sebagai penghasil topeng kayu tanpa ekspresi. Bahkan meski pernah terkena krisis pada tahun 1998 tak cukup berpengaruh pada sentra kerajinan ini. Selain topeng, mereka juga membuat kerajinan kayu lainnya seperti patung, hiasan dinding ataupun tempat buah. Berbagai kerajinan kayu tersebut juga dipadukan dengan bahan lain seperti kulit kerang. Anda bisa menyaksikan keseluruhan proses yang dilakukan para pengerajin, mulai dari memahat hingga pewarnaan. Pada zaman dahulu pohon mahoni adalah bahan baku untuk membuat berbagai topeng tersebut. Namun kini, kayu dari jenis pohon lain juga digunakan karena pohon mahoni tak lagi banyak dijumpai.

Cukup menakjubkan bukan sentra kerajinan di Lombok? Anda, bisa menggunakan jasa tour and travel untuk membantu anda mengunjungi desa-desa tersebut dan berbelanja oleh khas desa tersebut. Masih banyak sentra kerajinan dan pariwisata di Lombok yang akan kita bagi untuk postingan selanjutnya.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *